Ulangan Harian Fisika
ULANGAN HARIAN FISIKA
1) Inspirasi Ayat Al-Quran atau hadist tentang pengukuran
* Ayat Alquran tentang pengukuran
📖 QS. Ar-Rahman (55): 7–9
وَالسَّمَاءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ ۙ (7) أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ (8) وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ (9)
“Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan timbangan (keseimbangan/aturan), agar kamu jangan merusak keseimbangan itu. Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan jangan mengurangi keseimbangan.”
* Makna & Hubungan dengan Fisika (Pengukuran)
Allah menciptakan alam semesta dengan aturan, keseimbangan, dan keteraturan yang presisi.
Ayat ini mengajarkan manusia untuk melakukan pengukuran dengan benar, jujur, dan teliti.
Dalam fisika, pengukuran harus dilakukan dengan ketelitian (akurasi dan presisi), tidak boleh mengurangi atau menambah seenaknya.
Ini selaras dengan prinsip ilmiah: setiap pengukuran membutuhkan kejujuran, ketelitian, dan standar yang benar.
2) Menghitung Luas Lingkaran
Agar mudah untuk menghitung 11 lingkaran, maka kita akan menggunakan kertas milimeter. Dengan kertas milimeter kita bisa menghitung diameter lingkaran.
Seperti gambar lingkaran di atas yang telah saya buat. setelah 11 lingkaran tersebut dihitung menggunakan kertas milimeter diketahui bahwa diameter setiap lingkaran adalah 29 mm. Setelah mengetahui diameter lingkaran kita akan menghitung jari-jari lingkaran dengan cara membagi hasil diameter tadi, maka: R = 14,5.
Jika jari-jari setiap lingkaran sudah diketahui maka kita bisa menghitung luas sebelas lingkaran tersebut seperti gambar dibawah:
Karna setiap 11 lingkaran memiliki jari-jari yang sama maka luas lingkaran 11 lingkaran tersebut sama yaitu: 660,185 mm²
Lalu kita bisa lanjut ke step berikutnya yaitu menghitung rata-rata luas lingkaran nya dengan tabel seperti gambar di bawah:
Dan menghitung rata-rata simpang baku:
* Karena luas setiap lingkaran sama, maka hasil nya adalah 0.
3) Mengukur plat logam aluminum foil
A) menggunakan Mistar (Ruler) untuk mengukur panjang
Notasi ilmiah : 1,47 x 10¹ mm.
B) Menggunakan jangka sorong untuk mengukur lebar
Di dalam soal sudah di beritahu bahwa kelitian jangka sorong adalah 0,02 mm. Arah panah menunjukan bahwa Su = 13 cm dan Sn = 6. Karna nst adalah 0,02 maka kita kali kan sn degan sn (6 x 0,02) = 0,12 mm. Lalu kita ubah satuannya menjadi cm yaitu: 0,012 cm. Lalu tinggal tambahkan su dengan sn sehingga hasilnya adalah 13,012 cm atau dalam notasi ilmiah 1,3012 x 10¹ cm
Seperti gambar di bawah:
C) menggunakan mikrometer sekrup untuk mengukur ketebalan
Untuk mengetahui ketebalannya kita harus menbaca mikrometer tersebut. Garis panah pada gambar di atas menunjukan bahwa Su plat AL adalah 2 sementara Sn nya adalah 0,36.
Setelah mengetahui su dan sn plat AL kita bisa langsung jumlahkan seperti gambar dibawah:
Setelah dijumlahkan, diketahui ketebalan plat AL adalah 2,36 mm atau dalam notasi ilmiah 2,36 x 10^0 mm.
D) Menentukan Massa, Volume dan Massa jenis Plat AL.
* Massa
*Volume
Sebelum mengukur volume plat AL. Kita harus mengubah satuan dari panjang, lebar dana ketebalan plat AL untuk mempermudah penjumlahan.
Setelah mengubah satuannya. Kita bisa lanjut menghitung volume dari plat AL seperti gambar dibawah ini:
*Massa jenis
Setelah mengetahui volume dari plat AL, kita bisa lanjut menghitung Massa jenis plat AL seperti gambar berikut:
4) massa jenis zat
A) dimensi dari massa jenis
B) Satuan SI massa jenis
C) menentukan apakah massa jenis termasuk besaran pokok atau besaran turunan.
Massa jenis masuk kedalam besaran turunan, karena massa jenis tidak dapat berdiri sendiri melainkan diturunkan dari dua besaran pokok, yaitu massa dan panjang.
D) menentukan Massa jenis zat
Diketahui:
M= 500 gram
V= 250 Cm³
Jawab:
Komentar
Posting Komentar